Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020
Gambar
"Hujan datangkan Rindu Pulang" Ayah dan ibu.. Dikau rindu bertemu bercanda dikamar makan.. Ayah dan ibu... Sedukan kopi penghangat padaku sambil cerita.. Ayah dan Ibu.. Padamu aku hendak pulang.. Rindu segala aktivitas kita Ayah dan ibu.. Mendung ditempatku menyuarakan aku harus pulang ke rumah.. Ayah dan Ibu.. Aku merindukanmu..
Gambar
"Pegiat Literasi bergerak Tanpa Durasi" Pegiat Selagi kita bisa selalu giat Merangkai ide tertuang lalu bergerak Kita masih berjuang masa depan anak bangsa kita kedepan Hal kecil literasi dasar membaca Dari 1000 manusia bumi semesta Nusantara Biarkan kita bagian puing puing tak dihiraukan Ditertawakan di acuhkan  Kami tetap bergerak  merah putih  Kokoh berdiri dijiwa Indonesia memerdekaan ruang pikiran Seuntaian sindiran tak gentarkan semngat kami makin memanas makin menghangat  Membangkar alam terpenjara Oleh keterpurukan dan kepedulian kami... Selalu digaris paling depan.. Lihatlah.. Anak anakmu Tuhan  Berkati jalan kami..

Ghost Speak In My Head

Gambar
"Ghost speak in my head" Eps. 5 Massa muda kisah wanita duduk dijendela dulunya anak seorang konglomerat, namanya Josi, dia mencintai kekasihnya, dia seorang pria dari tempat lain, konon dulu orangtua sangat tidak menyutujui hubungan mereka, tapi karena wanita sangat mencintainya lalu kabur dari rumah, dan meninggalkan kedua orang tuanya. Sesampainya di pangkuan lelaki itu, namanya hendrik, dia seorang pria biasa yang sudah mampu mengambil hati sang gadis cantik satu satunya didesa itu, dulunya tempat yang luar biasa pada massa keemasan otang tuanya sekita 70-an, ayah dan ibu Josi memiliki hutang pada seorang pengusaha kejam didaerah itu, dulu berjanji membayarnya, namun karena keadaan orang tuanyapun dibunuh secara mengenaskan oleh Hendrik. Psikopat, begitulah hendrik sebenarnya, kehebatan hendrik dia mampu memanipulasi karakter didepan banyak orang, sehingga tak meninggalkan jejak apapun.. Anakku, suara menghantui Justin di malam jumat di tahun 2005, saat itulah ibun...
Gambar
"Ghost Speak in My Head" Eps. 4 Josi saat pertama kali justin melihatnya dibalik lemari tua didalam rumah itu, disaat semua anggota keluarganya hilang, hanya seorang hantu wanita itu menemaninya di dalam rumah itu, Justin tak pernah mengira hantu yang menemaninya selama ini adalah ibunya. Kematian mengenaskan pada Feb 1997 itu mengenaskan dan membuat ibunya pilu meninggalkan anaknya seorang diri didalam rumah tua itu. Konon ibunya sangat menyayangi Justin, namun karena Justin masih kecil, hantu itu tak pernah mengakui bahwa dia adalah ibunya.. Tragisnya dulu keluarga mereka pernah dililit hutang, sehingga kejadian mengenaskan yang menimpa keluarga mereka begitu tragis, namun sayangnya kepolisian dan pihak setempat tak menemukan jejak pelaku di balik kisah tragedi itu.. Josi menemani justin sampai ia beranjak remaja, dan justin merasa nyaman, ternyata dibalik suara selama ini adalah seorang ibu.. Dia dibere makan oleh ibunya berupa hewan buruan di hutan sepi itu. Ib...
Gambar
"Ghost Speak in My Head" Eps 3 : Justin berada didesa sepi jarak rumahnya jauh dari pemukimana banyak orang, justin keluar dari rumah sunyi tua itu di malam hari. Ketika malam pepohonan adalah sahabatnya mendengar rintihan tangisan kerinduan, Josi selalu menemani perjalanan mimpi sang justin, kemana dia pergi Josi mengikutinya.. Josi, sosok hantu wanita dibalik keberadaan rumah tua itu.Hey adakah aku bisa kembali hidup normal, tanya justin kepada Josi, hantu wanita itu berbisik kepadanya sudahlah bersamaku adalah terbaik dari semuanya, buktinya kemanakah orang orang itu ketika apa yang menimpa keluargamu di Februari 1997 itu, ujar Hantu Josi kepada Justin. Justin sesekali terbangun dari alam bawah sadar terpuruknya dan merindukan teman teman kecilnya. Justin saat usia 8 tahun ditinggal pergi oleh keluarganya, tapi sayangnya ketika kepolisian setempat mencari jejak justin juga turut hilang, dan ketika semua warga kembali ke tempat asalnya masing masing, justin baru mun...
Gambar
"Ghost Speak in My head" Episode 2 : Ya itulah potret hasil dari pengambilan foto sang reporter, Raisa, tiap kali melihat kondisi keberadaan rumah itu dan menyelami suara suara gemuruh pria didalamnya, Raisa tak berhenti mencari tahu dengan segala metode penelitian. Raisa seorang wanita jurusan Psikologi di UGM jogjakarta. Banyak hal yang dia pelajari disana, salah satunya Teori Psikoanalisa Sigmund Freud. Pada mulanya kasus Justin tak pernah dikenal publik namun nama dan kisah hidup justin dan rumah tua itu mulai menyebar saat teman kost Raisa menceritakan keunikan di desanya, dan kisah itu bermula dari seorang Pria misterius " Justin". Justin dulu adalah teman saya isa, ujarnya memanggil teman kost nya itu. Nama teman kecil Justin ini adalah Muna, dia dulunya sekelas dengan Justin diketahui didalam kelasnya dia periang. Cerah selalu menyinari wajah snah justin, namun semenjak kasus hilangnya satu anggota keluarga dirumah itu dan tak ada jejak apapun untuk di...

Ghost speak in my head

Gambar
"Ghost speak in my head" Episode 1 : Kisah seorang pemuda menghabiskan waktu menyendiri di dalam rumah tua.Pria ini menikmati kesendiriannya sekurangnya lebih dari 7 tahun lamanya, dialah Justin. Justin kebiasaan dimassa kehilangan semua anggota keluarganya adalah diam di dalam alam pikirannya dan menikmati bertengkar rindu akan kisah pilu yang menimpa keluarganya itu. Pada suatu hari ada seorang wanita reporter mengunjungi Desa Justin tempati itu. Dia melihat tak ada aktivitas didalam rumah tua itu, namun rasa penasaran dari wanita mudah kelahiran ntt itu semakin mendalam. Malam dan pagi wanita itu masih membayangkan sesuatu dibalik rumah itu. Berdasarkan laporan warga sekitar memang dulu semua anggota keluarga dirumah tua itu hilang tak meninggalkan jejak apapun. Kepolisian tak mampu menyelesaikan penyelidikan atas hilangnya seluruh anggota dirumah itu. Alasan itulah wanita muda ini ingin mencari tahu kebenaran dibalik fenomena 12 februari 1997 itu. Kembali ke tah...
Gambar
Literasi Lingkungan menanam Palem "Aksi Tanpa Durasi" Malampun jadi teman mengukir cerita Kita bersama Pasti bisa .......,.... Literasi Lingkungan Karena Peduli pasti ada harapan Jesus kan berkati disetiap perjuangan Dan masih beraksi layaknya firman almasih mengedukasi disetiap sesi.. Mari..... Bergerak secepat ferarri Aksi tanpa durasi Mengisi waktu jadi Tani Seberapa ide dan tertuang Psimisme jauh terbuang Ciptakan waktu dan kami sebut peluang Bukan kerja untuk Uang ........ Saat semua beralih jadi Pragmatis Kami tetap pada Idealis Memerderkan spiritualitas Meski belum high kualitas Bekerja kinerja diatas elektabilitas Semangat utama jadi Prioritas ...... Nikmati proses action tanpa limit Membankar semangat bagai dinamit Meledak di setiap situasi dan kondisi Berpikir dan bertindak lalu beraksi ... More and more..
Gambar
Usang pada alasan murka Mungkin langit tak mendengar Tapi logika mulai menghajar Estetika kurangi gemar Sabar pada rasa terbongkar Puisi hanyalah bait imajinasi Realita dibalikny bisa fakta atau fiksi Tergantung seberapa prespektif.. Efektif dalam delusi narasi diksi Hasilkan primitif pemahaman Aku tak menulis kisah ku Tanya untaian angan...
Gambar
Sahabat kecil Indahnya persahabatan kita ukir bersama Dan tetaplah indah meski waktu di telan Massa Karena kamu aku dan mereka Sahabat terhebat..
Gambar
"Sang Pencari Tuhan" Dimanakah letak metafisika Aku dan ruang cerita Skeptis psimis terhadap spiritualitas Jiwaku tergoncang makin memanas Tunjukan padaku kausalitas Jika aku percaya.. Apa yang terjadi Dan,... Jikalau aku tak bertuhan.. Apakah aku akan mati.. Dalam arwah gentayangan? Sementara aku.. Masih berserakan dosa  Dan lumpuh rasa bersalah Kuasa duniawi mengahantui alam pikiran Seolah Tuhan tak beri pengampunan Kepada langit laut bumi semesta Ku bertanya? Adakah kamu memberi jalan Pengharapan akan kasih dan cinta.. Adakah diantara kamu pepohonan  Yang peduli akan ciptaan Dari mana kita berasal.. Sang Pencari Jalan kebenaran.. Terus sendiri menikmati kelaparan  Apakah firman kuasa beriman Diatas mesbah tak boleh di pertanyaan?? Apakah aku adalah Setan.. Jelmaan Siluman.. Datang memporak porandakan kenyamanan stabilitas keyakinan.. Mungkinkah surga melihat  Segala derita Rakyat.. Miskin dihina d...
Gambar
"Aku adalah Hutan" Aku adalah hutan Aku tak perlu bergantung padamu Tapi engkau manusia sangat membutuhkanku Engkau cerdas hebat bahkan saking hebatnya dirimu melukaiku Aku adalah hutan Aku adalah amazon Dalam sanubari perjalanan semesta Tak pernahkah dirimu berpikir tentang estetika Arogansimu tak terelekan lagi.. Manusia sang pengobar bencana Sedarilah aku adalah bagian darimu Amazon....

Harapan Sirna

Gambar
"Air Mata Seorang gadis" Kamu hidup dalam Puisiku Kamu mau tidak sedikit saja dengarkanku Kenapa sih.. Kamu tidak bisa menahan sedikit saja Berikan aku waktu untuk bertahan Mengejar angan dan harapan... Tapi.. Kemarin undangan yang aku terima Dari adik kecilku... Katanya kak.. Di foto undangan ada kak berto.. Dan berpakaian rapi.. Sehentak jantungku berhenti berdetak Seolah mau menangis.. Tapi aalah daya aku yang tak punya apa apa.. Sedangkan kamu pria penuh karisma Massa depanmu begitulah dia.. Lalu si gadis itu berdoa kepada semesta Seolah tak terjadi apa apa Tertawa dalam lukisan realitas Senyum dan menikmati kopi di gelas Kamu aku jadikan dalam surealis Kamu ku benci.. Tapi juga ku rindu.. Bahagia ya bersama dia.. Dan aku biarkan berjalan bersama kompas Yang entah kemana bawa ku pergi.. Salam dari mantanmu cindy...

Pejuang Literasi

Gambar
"Harapan sang Pejuang Literasi" Kamu tahu aku berapa kali bicara pada duka Saat kulihat Berita cerita terdengar Miris Seolah mengindap penyakit kronis Darurat literasi dan kita harus berambisi Semangat tak perlu durasi Hingga mampu gapai mimpi Mereka bilang negeriku tak punya gemar Mereka bilang orangku pada pudar Sebaliknya aku dan kita mengukir buzaran gusar Gemilang virus literasi dan action Without limit Tanpa sekat semangat bagai dinamit Aku kamu dan mereka mari sebarkan virus literasi Salam literasi...

Hujan membasi rindu

"Hujan membasahi rindu" Dalam kelapnya malam Kunikmati sendu massa kelam Dikau ku api ceritaku padam Saat intinya gerimis hiasi malam Tak apalah aku dan kamu beda cerita Mengisahkan lara yang dulunya ceria Bahagiakah kamu tanpa aku Tawakah dirimu saat dengannya Aku bahagia liat kamu di media sosial Tertawa berirama selaras dengan nada Menjelma hantu aku tersiksa oleh bayangan Harapan kelak nanti kita kan bercerita tentang kenangan